Implementasi Sendai Framework Terhadap Respons Bencana Alam Di Filipina Tahun 2016-2020
Implementation of the Sendai Framework on Natural Disaster Response in the Philippines 2016-2020
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v3i2.70Kata Kunci:
Filipina, Keamanan Manusia, Respon Bencana, Sendai FrameworkAbstrak
Tidak dapat dipungkiri, bencana dapat menjadi ancaman besar baik di bidang ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain bagi wilayah terdampak. Berawal dari berbagai bencana besar yang terjadi salah satunya Tsunami di Aceh tahun 2004, lahirlah sebuah kerangka kerjasama antar negara yang berisi strategi dan pendekatan sistematis untuk mengurangi kerentanan dan risiko bahaya yang bernama Hyogo Framework of Action (HFA) yang diadopsi di tahun 2005-2015. Karena keberhasilannya di beberapa hal, berbagai negara sepakat untuk melanjutkan kerjasama ini yang bernama Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR) yang diadopsi di tahun 2015-2030. Filipina sebagai negara yang rentan akan bencana seperti angin topan karena berlokasi di Cincin Api Pasifik turut serta dalam meratifikasi kerjasama tersebut secara sukarela. Salah satu bentuk komitmen dari Filipina adalah melaksanakan program Build Back Better dan melaksanakan kolaborasi baik dengan aktor nasional maupun internasional. Melalui penelitian ini peneliti ingin melihat bagaimana SFDRR dapat membantu Filipina sebagai negara rentan bencana mengembangkan manajemen bencananya khususnya di dalam tanggap darurat bencana
Unduhan
Referensi
AHA Centre. (2020). 12 Years of the ASEAN-ERAT Missions. Retrieved from The Column AHA Centre: https://thecolumn.ahacentre.org/insight/vol-67-12-years-of-the-asean-erat-missions/
Azis, A. (2004). Menelaah Konsep Human Security: Studi Kasus Penanganan Masalah Pengungsi Afghanistan di Australia (1999-2002). Global Vol 7 No 1 November 2004, 82-83. DOI: Retrieved from https://doi.org/10.7454/global.v7i1.235
Bakry, U. (2016). Metode Penelitian Hubungan Internasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
CEDM-HA. (2018). Philippines Disaster Management Reference Handbook. Hawaii: Center for Excellence in Disaster Management & Humanitarian Assistance.
Commision on Audit. (n.d.). Disaster Management Practices in the Philippines: An Assesment. Philippines: Commision on Audit Republic of the Philippines.
Doroteo, H. (2015). Philippines: Disaster Risk Profile and Disaster Risk Reduction (DRR) Framework: Natural Calamities. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/287817230_Disaster_Risk_Profile_and_Disaster_Risk_Management_Framework_of_the_Philippines_Natural_Disasters
MacLellan, L. (2021, November 22). Is The Paris Climate Agreement Legally Binding? Expert Explain. Retrieved from World Economic Forum: https://www.weforum.org/agenda/2021/11/paris-climate-agreement-legally-binding/
OCD. (2020). National Disaster Risk Reduction and Management Plan 2020-2030. Queson City: Office of Civil Defense - Policy Development and Planning Service.
PMI. (2007). Pelatihan KSR Dasar: Kumpulan Materi. Jakarta: Palang Merah Indonesia.
Purnama, S. (2017). Modul Manajemen Bencana. Bali: Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Ramadayanti, E. (2020, March 26). Covid-19 dalam Perspektif One Health Approach dan Law Enforcement. Retrieved from FH Unpad: https://fh.unpad.ac.id/covid-19-dalam-perspektif-one-health-approach-dan-law-enforcement/
Raymond, G. (2021). International Norms and the Resort to War. Boise: Boise State University.
Sinulingga, A. (2016). Isu Bencana dan Prinsip-Prinsip Humanitarian Dalam Studi Ilmu Hubungan Internasional. Andalas Journal of Internasional Studies Vol. 5 No. 1, 17-27. DOI: https://doi.org/10.25077/ajis.5.1.17-27.2016
Wisner, B. (2020). Five Years Beyond Sendai: Can We Get Beyond Frameworks? International Journal of Disaster Risk Reduction, 239-249. Retrieved from https://link.springer.com/article/10.1007/s13753- 020-00263-0
World Bank. (2005). Natural Disaster Risk Management in the Philippines: Enhancing Poverty Alleviation Through Disaster Reduction. World Bank. URI: http://hdl.handle.net/10986/8748
Zartman, I., & Touval, S. (2010). International Cooperation: The Extents and Limits of Multilateralism. Cambridge: Cambridge University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



