Demografi Politik Kewargaan Daerah Pinggiran Kota Pangkalpinang
Politics Of Demographic Citizens In Pinggiran Area, Pangkalpinang City
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v1i1.5Kata Kunci:
Daerah Pinggiran, Demografi Politik, Kampung-kota, Kewargaan, Lanskap, PangkalpinangAbstrak
Kota Pangkalpinang terus bertransformasi menjadi sebuah kota kecil yang modern, dan tentunya menghadapi berbagai dinamika persoalan dan tantangan kewargaan yang semakin kompleks. Kompleksitas kewargaan perkotaannya tentu memiliki konteks kerumitan yang begitu beragam, sesuai dengan demografi politik kewargaan kawasan pinggiran perkotaan. Kajian ini mengkomparasikan lanskap sosial politik dan dinamika tantangan yang dihadapi masyarakat di tiga lokasi penelitian, yang tercermin pada struktur politik kewargaan sehari-hari. Pendekatan yang digunakan yaitu studi kualitatif dengan teknik pengumpulan data; observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun lokasi yang dipilih merupakan kawasan- pinggiran perkotaan. Studi ini menghasilkan beberapa temuan yaitu adanya disparitas perubahan konteks lanskap sosial-politik daerah pinggiran yang berbeda dalam bentuk dan model intervensinya sehingga menyebabkan warganya semakin individualis dan kapitalis dan semangat komunalitas warganya semakin tergerus, terdapat konteks masyarakat yang ‘terbelah’ pada wilayah Beluluk dan Kace Timur dalam konteks semangat kewargaan daerah pinggiran yang menjadi arena transit ekonomi warga dan semangat kolektif warga. Selain itu, eksistensi modal sosial warga dan aktivasi politik warga di tiga kampung-kota tersebut terlihat perbedaan mencolok dalam hal resiliense terhadap berbagai aspek identitas lokal masing-masing daerah seperti tradisi budaya lokal, pergeseran makna, dan modal sosial warganya.
Unduhan
Referensi
Budiawan, O. (2006). Siasat Kaum Urban di Ranah Tradisi (Studi Kasus Komparasi Selametan pada Warga Sosrokusuma dan Sari Mulyo. Jurnal Balairung Edisi 076XX Edisi 10 Tahun XX.
Diamond, L. (2003). Developing Democracy Toward Consolidation. Yogyakarta: IRE Press Yogyakarta.
Elvian, d. T. (2010). Organisasi Sosial Suku Bangka Melayu di Tuatunu. Pangkal Pinang: Dinas kebdayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkal Pinang.
Ibrahim. (2013). Bangka Tengah dalam Hrmoni Kata. Bangka Tengah: BPMPD Kabupaten Bangka Tengah.
Ibrahim, d. (2016). Lobi Politik Berbasis Etnis dan Agama dalam Percaturan Politik Lokal di Kabupaten Belitung Timur. Kerjasama antara BKKBN Provinsi, PSKK UBB dan PSKK UGM.
Kriyantno, R. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Moleong, L. J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahman, A. (2009). Politik, Partisipasi, dan Demokrasi dalam Pembangunan. Malang: Averroes Press.
Rendy, R. (2017). Menuntaskan Konsensus Lokal-Nasional (yang) Berkelanjutan: (Membaca Ulang Rsionalisasi dan Idealisasi Pembangunan Model GBHN). Society 5 (1), 23-31. doi: 10.33019/soiety.v5i1.17
Santoso, P. (2013). Menjaga Martabat dalam Berdemokrasi. Draft Publikasi Paper Seminar Nasional.
Sugiato, R. (2006). Menera Kota Menakar Peradaban (Narasi Atas Modernitas dan Pergulatan Hasrat Manusia. Jurnal Balairung Edisi 076XX edisi 10 Tahun XX.
Profil Dea Beluluk Kabupaten Bangka Tengah 2017
Profil Desa Kace Timur Kabupaten Bangka Induk 2017
Profil Kelurahan Tuatunu Kota Pangkalpinang, 2017
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



