Demokratisasi di tingkat lokal: NU dan Muhammadiyah dalam Pilpres 2024 di Kota Salatiga
Democratization at the local level: NU and Muhammadiyah in the 2024 Presidential Election in Salatiga City
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v6i2.302Kata Kunci:
Demokrasi, Elektoral, Lokal, Muhammadiyah, NUAbstrak
Penelitian ini mengkaji fenomena demokratisasi di tingkat lokal. Hajatan elektoral di tahun 2024 menjadi momentum yang menarik untuk melihat bagaimana demokratisasi di tingkat lokal dan dinamikanya. Demokrasi merupakan agenda dan tuntutan reformasi yang perlu dikawal dan ditingkatkan oleh berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan analisis tentang bagaimana peran dan eksistensi NU dan Muhammadiyah dalam berkontribusi menjaga kualitas demokrasi yang berorientasi pada masyarakat, khususnya di tingkat lokal. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik wawancara dengan mewawancarai beberapa informan serta literatur dan Teknik analisis data untuk menganalisis dinamika NU dan Muhammadiyah di Tingkat lokal. Hasil penelitian tentang peran NU dan Muhammadiyah dalam kontestasi Pilpres 2024 menunjukkan bahwa kontestasi politik tidak dapat dilepaskan dari pengaruh NU dan Muhammadiyah. Modalitas yang dimiliki oleh kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini masih memberikan pengaruh yang nyata dalam proses elektoral dan memiliki implikasi pada eksistensi ormas. Afiliasi dengan partai politik yang sangat dekat, terutama antara Muhammadiyah dan Partai Amanat Nasional di Salatiga, juga menciptakan relasi politik yang kuat secara elektoral. Demikian juga dengan NU yang memiliki solidaritas yang diarahkan oleh elite, juga meningkatkan eksistensinya dalam menghadapi kontestasi politik.
Unduhan
Referensi
Alfian. Muhammadiyah. (1989). The Political Behavior of a Muslim Modernist Organisation under Dutch Colonialism. Gadjah Mada University Press.
Asyari S. (2009). Nalar Politik NU-Muhammadiyah; Overcrossing Java Sentris. Lkis Pelangi Aksara.
Baxter JA, C. WF. (1998). Doing Field Research: Practice and Meta-Theory in Counterpoint. Journal of Management Accounting Research., 10(19), 69–87. https://www.proquest.com/openview/e87e8e57b887a2e1de932b9851b6e3c3/1?pq-origsite=gscholar&cbl=31820
Bourdieu P. (1977). Outline of a Theory of Practice. InThe new social theory reader. University of Cambridge.
Bourdieu P. A. (1984). social critique of the judgement of taste. Traducido del francés por R. Nice. Londres. Routledge.
Bush, R., Anwar, N., Marolt, P., Lysaght, T., Prematillak, T. M., Bunnell, T., & Yeo, V. (2014). A Snapshot of Muhammadiyah Social Change and Shifting Markers of Identity and Values. In Asia Research Institute Working Paper Series (Issue 221). https://ari.nus.edu.sg/publications/wps-221-a-snapshot-of-muhammadiyah-social-change-and-shifting-markers-of-identity-and-values/
Efendi D. (2004). Politik elite Muhammadiyah: studi tentang fragmentasi elite Muhammadiyah. Reviva Cendikia.
Fahry Ali dan Bachtiar Effendy. (1986). Merambah Jalan Baru Islam: Rekonstruksi Pemikiran Islam Masa Orde Baru. Mizan.
Feillard A. (1999). NU vis a vis Negara; Pencarian Isi, Bentuk dan Makna. Lkis Pelangi Aksara.
Ilyas Y, A. M. L. M. (1993). Muhammadiyah dan NU: reorientasi wawasan keIslaman. Kerjasama. LPPI UMY, LKPSM NU, dan PP Al-Muhsin.
Jenkins R. (2004). Membaca Pikiran Pierre Bourdieu. Kreasi Wacana.
Jung, E. (2009). Taking Care of The Faithful: Islamic Organization and Partisan Engagement in Indonesia. University of Wisconsin-Madison.
Jurdi S. (2004a). Elite Muhammadiyah dan kekuasaan politik: Studi tentang tingkah laku politik elite lokal Muhammadiyah sesudah Orde Baru. Gadjah Mada University Press.
Jurdi S. (2011b). Muhammadiyah dalam dinamika politik Indonesia 1966-2006. Jurnal Tajdida, 9(1), 127–132.
Karim A.G. (1995). Metamoforsis NU dan Politisasi Islam Indonesia. Pustaka Pelajar.
Mujani, S. and R. W. L. (2006). asian survey. University Of California Press.
Mulkhan Abdul Munir. (2001). Menggugat Muhammadiyah. Fajar Pustaka.
Ritzer, G. dan D. J. G. (2004). Teori Sosiologi Modern Edisi VI. Kencana.
Sairin W. (1995). Gerakan Pembaruan Muhammadiyah. Pustaka Sinar Harapan.
Subiyakto, R. (2011). KETERLIBATAN KIAI DALAM PILKADA (Studi Kasus Pilkada di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2006). Jurnal Ilmu Politk Dan Ilmu Pemerintahan, 1(1), 41–49.
Sulistiyanto P. (2009). Incumbent, Populism and the Decline of Royal Power. Deepening Democracy in Indonesia? : Direct Elections for Local Leaders (Pilkada). ISEAS Publishing.
Thontowi, P. U. (2008). Civil Society and Democratization: The Case of Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama in Post-Soeharto Indonesia. Department of Political Science University of Hawaii at Manoa.
Walidin W, S. T. (2015). Metodologi penelitian kualitatif & grounded theory. FTK Ar-Raniry Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



