Tinjauan Aspek Sosiologis-Yuridis Cerai Gugat di Era Masyarakat Tontonan

The Sociological-Legal Aspect Review of Divorce in the Era of Spectator Society

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33019/jpi.v5i2.154

Kata Kunci:

Divorce lawsuit, Juridical, Sociological, Spectator society

Abstrak

Perceraian adalah fenomena sosial yang memiliki dampak signifikan dalam masyarakat, termasuk di Indonesia. Dalam dua tahun terakhir, tingkat perceraian di Indonesia telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas secara spesifik bagaimana realitas cerai gugat dalam konteks masyarakat tontonan, bagaimana stigmatisasi yang disematkan kepada perempuan pasca perceraian, dan bagaimana cerai gugat dalam konteks kajian secara yuridis.  Hasil penelitian menjelaskan 3 poin penting. Pertama, beragam fitur media sosial menjadi salah satu penyumbang dari tingginya angka perceraian di Indonesia. Kedua, pasca perceraian perempuan cenderung memperoleh citra sosial yang negatif. Ketiga, hasil kajian ini mengungkapkan bahwa para perempuan di Indonesia masih cukup banyak yang mengalami hambatan dan problem dalam menempuh proses pengadilan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Hidayati Hidayati, Universitas Bangka Belitung

    The author completed her Master Study in Sociology study at Sriwijaya University in 2018. The author currently works as a lecturer in the Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences, Bangka Belitung University.

  • Herza Herza, Universitas Bangka Belitung

    The author completed his Master Study in Sociology study at Gajah Mada University in 2019. The author currently works as a lecturer in the Department of Sociology Faculty of Social and Political   Sciences, Bangka Belitung University.

  • Aimie Sulaiman, Universitas Bangka Belitung

    The author completed his Doctoral Sociology study at the University Padjadjaran in 2021. The author is the Dean of the Faculty of Social Sciences and Sciences Politics of Bangka Belitung and a sociology lecturer at the same faculty.

Referensi

Al Ansori, A. N. (2023). 73 Persen Gugatan Cerai Diajukan Perempuan Ekonomi Mapan, Kemenag RI: Miris. Liputan6. https://www.liputan6.com/health/read/5425734/73-persen-gugatan-cerai-diajukan-perempuan-ekonomi-mapan-kemenag-ri-miris

Andaryuni, L. (2017). Pemahaman Gender Dan Tingginya Angka Cerai Gugat Di Pengadilan Agama Samarinda. Fenomena, 9(2), 155. https://doi.org/10.21093/fj.v9i2.946

Andreas, R. (2020). Instagram Dalam Perspektif Masyarakat Tontonan “Gejayan Memanggil.” Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 4(1), 43–62. https://doi.org/10.38043/jids.v4i1.2259

Annur, C. M. (2023, November 2). 75% Kasus Perceraian di Indonesia Diajukan Pihak Istri. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/index.php/datapublish/2023/11/02/75-kasus-perceraian-di-indonesia-diajukan-pihak-istri

Debord, G. (1970). Society of the Spectacle. Radical America.

Eva, Y., Septia, & Oktavianani, W. (2020). Media sosial pemicu perceraian (Studi kasus di pengadilan agama padang kelas 1a). Jurnal Ijtihad, 36(2), 39–50. https://journals.fasya.uinib.org/index.php/ijtihad/article/view/39

Fadillah, A. N. (2023). 1.500 Pasangan di Pangandaran Ajukan Cerai, Mayoritas Pemicunya Medsos. Detikjabar. https://www.detik.com/jabar/berita/d-6852805/1-500-pasangan-di-pangandaran-ajukan-cerai-mayoritas-pemicunya-medsos

Hidayati, A. (2022). Tinjauan Yuridis Gugat Cerai Isteri Terhadap Suami (Studi Pada Pengadilan Agama Islam). Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum (JISYAKU), 1(2), 232–243. https://jurnal.risetilmiah.ac.id/index.php/stigma/article/view/172

Kompas.com. (2023). Suami Kecanduan Judi “Online” Jadi Salah Satu Pemicu Perceraian di Karawang. Kompas.Com. https://bandung.kompas.com/read/2023/09/18/192824578/suami-kecanduan-judi-online-jadi-salah-satu-pemicu-perceraian-di-karawang

Kozinets, C., Robert, V., Dolbec, P., & Earley, A. (2017). Understanding Culture through Social Media Data ,” in Uwe Netnographic Analysis : Understanding Culture through Social Media Data R o b e r t V . K o z i n e t s , P i e r r e - Y a n n D o l b e c , a n d. January 2014.

KumparanNEWS. (2023). Perceraian Warga Bandung Akibat Judi Online Terus Meningkat. KumparanNEWS. https://kumparan.com/kumparannews/perceraian-warga-bandung-akibat-judi-online-terus-meningkat-1zeeul292Gr/full

Nariswari, S. L. (2023). Angka Perceraian Tertinggi dalam 6 Tahun Terakhir, Banyak Pasangan Hilang Rasa. Kompas.Com. https://lifestyle.kompas.com/read/2023/10/08/124632020/angka-perceraian-tertinggi-dalam-6-tahun-terakhir-banyak-pasangan-hilang

PA-bojonegoro.go.id. (2022). Marak Perselingkuhan Online Angka Perceraian di Bojonegoro Meningkat. Pengadilan Agama Bojonegoro. https://www.pabojonegoro.go.id/article/Marak-Perselingkuhan-Online-Angka-Perceraian-di-Bojonegoro-Meningkat

Putri, E. (2016). Foto Diri, Representasi Identitas Dan Masyarakat Tontonan Di Media Sosial Instagram. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 3(1), 80–97. https://doi.org/10.22146/jps.v3i1.23528

Quora. (2023). Mengapa kamu memutuskan untuk bercerai? Quora. https://id.quora.com/Mengapa-kamu-memutuskan-untuk-bercerai

Rahman, P. F. (2023). Perceraian di Surabaya Tembus 2.805 Pemohon, Medsos Jadi Pemicu Utama. DetikJatim. https://www.detik.com/jatim/berita/d-6821432/perceraian-di-surabaya-tembus-2-805-pemohon-medsos-jadi-pemicu-utama

Riyanto, A. D. (2023). Hootsuite (We are Social): Indonesian Digital Report 2023. Andi.Link. https://andi.link/hootsuite-we-are-social-indonesian-digital-report-2023/

Sohrah. (2019). Sohrah Media Sosial dan dampaknya terhadap Perceraian MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERCERAIAN. 19 (2)(November), 286–297. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/al-risalah.v19i2.12839

Sopia, S. (2023). Rata-Rata Orang Indonesia Habiskan 8-10 Jam per Hari Pakai HP. Republika. https://ameera.republika.co.id/berita/rrvpgp425/ratarata-orang-indonesia-habiskan-810-jam-per-hari-pakai-hp

Suryana, A., Arieta, S., & Wahyuni, S. (2023). Stigma Masyarakat Terhadap Perempuan Berstatus Cerai Hidup di Kota Tanjungpinang. JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora), 1(3), 601–618. https://journal.ikmedia.id/index.php/jishum

Syaifuddin, S., & Turatmiyah, S. (2012). Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dalam Proses Gugat Cerai (Khulu’) Di Pengadilan Agama Palembang. Jurnal Dinamika Hukum, 12(2), 248-259faktor. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2012.12.2.53

Wahyuni, A. P., & Leksono, A. B. (2023). Tinjauan Yuridis Gugat Cerai Istri Akibat Perubahan Status Sosial Tenaga Kerja Wanita. Jurnal Ilmiah Publika, 11(1), 135–142.

Widi, S. (2023). Pengguna Media Sosial di Indonesia Sebanyak 167 Juta pada 2023. DataIndonesia.Id. https://dataindonesia.id/internet/detail/pengguna-media-sosial-di-indonesia-sebanyak-167-juta-pada-2023

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-31

Terbitan

Bagian

Research Articles

Cara Mengutip

Tinjauan Aspek Sosiologis-Yuridis Cerai Gugat di Era Masyarakat Tontonan: The Sociological-Legal Aspect Review of Divorce in the Era of Spectator Society. (2024). Journal of Political Issues, 5(2), 124-133. https://doi.org/10.33019/jpi.v5i2.154