Analisis Indikator "Regulatory Quality Worldwide Governance" di Asia-Pasifik Studi Kasus: Indonesia-Papua Nugini 2019-2021
Analysis Of Regulatory Quality Worldwide Governance Indicators In Asia Pacific Case Study: Indonesia-Papua New Guinea 2019-2021
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v5i2.140Kata Kunci:
Indonesia, Investasi, Papua Nugini, PeraturanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah kebijakan pembangunan ekonomi melalui Indikator Regulatory Quality Worldwide Governance, terutama antara negara Indonesia dan Papua Nugini. Pemilihan kedua negara menjadi subjek penelitian didasarkan pada pertumbuhan pembangunan yang sangat pesat antar kedua negara tersebut. Serta, Indonesia dan Papua Nugini memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk dikelola dalam mencapai pembangunan nasional sehingga menjadi tujuan utama investasi di kawasan Asia dan Pasifik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi kasus merupakan pencarian data atau informasi riset melalui jurnal ilmiah, buku-buku referensi dan bahan-bahan publikasi yang tersedia. Melalui data survey tahunan dari Worldbank yakni tahun 2019-2021. Ditemukan bahwa pemerintah Indonesia dan Papua Nugini telah gencar mengembangkan laju pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan-kebijakan ekonomi dimasing negaranya. Regulatory Quality menjadi instrumen penting bagi peneliti dalam memberikan dukungan empiris dan memvalidasi temuan penelitian.
Unduhan
Referensi
Abubakar, Rifa’i. 2021. Pengantar Metodologi Penelitian. Cetakan 1. Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Adlini, Miza Nina, Anisya Hanifa Dinda, Sarah Yulinda, and Octavia Chotimah. 2022. “METODE PENELITIAN KUALITATIF STUDI PUSTAKA.” 6(1):974–80.
Agusta, Ivanovich. 2003. “Teknik Pengumpulan Dan Analisis Data Kualitatif.” Pendidikan (1998):1–11.
Almaqtari, F. A., N. H. S. Farhan, R. S. A. Abu-Helaleh, and S. A. Aqlan. 2023. “The Relationship between Country Specific Governance and Entrepreneurship.” International Journal of Procurement Management 16(4):569–91. https://doi.org/10.18196/jesp.19.1.3836
Andalas, Universitas, Analisis Cluster, Runtun Waktu, and Jarak Euclidean. 2019. “BERDASARKAN DATA RUNTUN WAKTU REALISASI PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA.” VIII(2):157–64.
Ardianto, Elvinaro. 1999. “Teori Dan Metodologi Penelitian ‘ Public Relations ’ Teori Dan Model Public Relations.” 231–41.
Astuti, Ismadiyanti Purwaning, Fitri Juniwati Ayuningtyas, Jalan Ring, Road Utara, and Condong Catur. 2018. “Pengaruh Ekspor Dan Impor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia.” 19(April). https://doi.org/10.18196/jesp.19.1.3836
Badan Statistik Nasional. 2023. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2022. jakarta.
Bank, The. 2023. Foreign Direct Investment , Net Inflow Indonesia-Papua New Guinea 2020-2022. New Yorck City.
Banks, G. 2008. “Understanding ‘resource’ Conflicts in Papua New Guinea.” Asia Pacific Viewpoint 49(1):23–34. https://doi.org/10.1111/j.1467-8373.2008.00358.x
Blazey, P., and S. Perkiss. 2016. “The Empowerment of Papua New Guinea’s Tribespeople: Overcoming the Challenges of Foreign Investment Projects.” Australasian Journal of Regional Studies 22(2):206–24.
Budiartha, N. P. 2018. “Restriction and Incentives of Investment in Indonesia: Considering the Provisions of Basic Agrarian Law and Capital Market Law.” European Research Studies Journal 21(2):178–88.
Cahyono, Y. T., K. Dimyati, H. Harun, and B. Setiaji. 2020. “The Hegemony of the Exxonmobil and Freeport Contract in Investing in Indonesia and Also the Abandonment of the Local People’s Health Rights.” Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology 14(2):2560–64.
Camenia, Poppy, and Restu Hayati. 2020. “Penanaman Modal Asing Di Indonesia.” Ekonomi 31(2):2–5.
Cox, J. 2014. “Fast Money Schemes Are Risky Business: Gamblers and Investors in a Papua New Guinean Ponzi Scheme.” Oceania 84(3):289–305. https://doi.org/10.1002/ocea.5062 .
Department of Trade, Commerce &. Industry, and Port Moresby. 2017. PAPUA NEW GUINEA NATIONAL TRADE POLICY 2017 - 2032. Port Moresby.
Digdowiseiso, K., E. Sugiyanto, and H. D. Setiawan. 2020. “Business Licensing and the Indonesia‘s Master Plan 2011 – 2025.” International Journal of Scientific and Technology Research 9(1):287–91.
Hadi, S. P., R. S. Hamdani, and A. Roziqin. 2023. “A Sustainability Review on the Indonesian Job Creation Law.” Heliyon 9(2). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e13431
Howell, B. E., P. H. Potgieter, and R. Sofe. 2019. “Regulating for Telecommunications Competition in Developing Countries: Papua New Guinea.” Asian-Pacific Economic Literature 33(1):98–112. https://doi.org/10.1111/apel.12248
IMF. 2023. Ringkasan Eksekutif. Washington DC.
IPA. 2014. Invesment Promotion Authority. Port Moresby.
Israhadi, E. I. 2020. “ANALYSIS OF SHARIA ECONOMIC LAW AND GOVERNMENT POLICIES IN ENHANCING SHARIA INVESTMENT IN INDONESIA.” Journal of Legal, Ethical and Regulatory Issues 23(5):1–9.
Jayantha, Wadu Mesthrige. 2020. “Bibliometric Analysis of Hedonic Price Model Using CiteSpace.” 13(2):357–71. https://doi.org/10.1108/ijhma-04-2019-0044
Jayasuriya, D. S. 2012. “Return on Training Investment in Parliaments: The Need for Change in the Pacific Region.” Enterprise Development and Microfinance 23(3):230–40. https://doi.org/10.3362/1755-1986.2012.023
Kaufmann, Daniel. 2010. Methodology and Analytical Issues. London.
Leal, A. P. 2021. “Collaborative Regulation: Which Is the Role of the Regulator in Collaborative Regulation?” Revista de Direito, Estado e Telecomunicacoes 13(1):40–69. https://doi.org/10.26512/lstr.v13i1.38201
Nasution, Abdul. 2023. Metode Penelitian Kualitatif. 1st ed. edited by M. Dr. Hj. Meyniar Albina, L. Zulfa, and C. Nita. CV. Harva Creative.
O’Callaghan, T., and V. Vivoda. 2015. “Problems of Regulatory Governance in the Mining Sector in Asia.” Transnational Corporations 22(1):31–57. https://doi.org/10.18356/34aec3e7-en
Paine, S. C. M. 2015. Nation Building, State Building, and Economic Development: Case Studies and Comparisons. The U.S. Naval War College, United States: Taylor and Francis.
Ramdhan, Dadang, and Innovation Agency. 2021. “SECTORAL AND HOME COUNTRY DISTRIBUTION OF FOREIGN DIRECT.” (2012):6–13.
Simionescu, M., M. R. Szeles, B. Gavurova, and U. Mentel. 2021. “The Impact of Quality of Governance, Renewable Energy and Foreign Direct Investment on Sustainable Development in Cee Countries.” Frontiers in Environmental Science 9. https://doi.org/10.3389/fenvs.2021.765927
Sinha, M., D. Sarkar, A. R. Chaudhury, and A. Metia. 2023. “Effectiveness of Social-Sector Expenditure and Governance on Economic Development: A Comparative Study between Developing and Developed Economies.” Pp. 173–87 in Social Sector Spending, Governance and Economic Development: Perspectives from across the World. Department of Economics & Politics, Visva-Bharati (University), Santiniketan, India: Taylor and Francis.
Stryzhak, O., M. Tupa, and J. Rodzik. 2022. “RELATIONSHIP BETWEEN THE LEVEL OF HUMAN DEVELOPMENT AND INSTITUTIONAL QUALITY.” Economics and Sociology 15(2):274–95. https://doi.org/10.14254/2071-789x.2022/15-2/17
Suriadinata, Vincent. 2019. “KAJIAN PEMBENTUKAN OMNIBUS LAW DI INDONESIA.” Jurnal Ilmu Hukum 4.
Sutrisno, Eris. 2021. “Menggenjot Peringkat Kemudahan Berusaha Di Indonesia.” Portal Informasi Indonesia, April, 1.
USA. 2022. Investment Climate Statements: Papua New Guinea. New Yorck City.
Wang, Y. 2022. “Does Governance Quality Matter for the Selection of Policy Stringency to Fight COVID-19?” International Journal of Environmental Research and Public Health 19(11). https://doi.org/10.3390/ijerph19116679 .
Wijaya. 2021. “Perubahan Paradigma Penataan Regulasi Di Indonesia.” Hukum 10(Regulatory Reform):167–86.
Yamen, A., and G. Can. 2023. “The Impact of Public Governance Perception on the Quality of Financial Reporting.” Economic Research-Ekonomska Istrazivanja 36(3). https://doi.org/10.1080/1331677x.2023.2223264
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



