Dinamika Internet, Media Sosial, dan Politik di Era Kontemporer: Tinjauan Relasi Negara-Masyarakat
The Dynamics of the Internet, Social Media, and Politics in the Contemporary Era: A Review of State-Society Relations
DOI:
https://doi.org/10.33019/jpi.v5i1.131Kata Kunci:
Internet, Kampanye Politik, Masyarakat, Negara, Media SocialAbstrak
Era kontemporer dalam demokrasi elektoral menunjukkan pertarungan politik yang sangat kompetitif, keras, dan melibatkan berbagai isu sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan. Kandidat yang berpartisipasi dalam pemilihan umum, baik itu pemilihan legislatif, presiden, maupun kepala daerah, tidak dapat mengandalkan saluran komunikasi politik konvensional saja. Kondisi ini menandapat perlu adanya kajian yang menjelaskan mengenai internet, media sosial, dan politik sebagai bagian integral dalam realitas sosial kontemporer. Tujuan dari penelitian ini ialah mengkaji dinamika internet, media sosial, dan politik di era kontemprer di masyarakat sebagai bagian penting bagi perkembangan peradaban suatu bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan yang berbasis pada temuan-temuan penelitian terdahulu, kemudian dikonstruk untuk mendapatkan penjelasan mengenai realitas kontemporer terkiat internet, media sosial, dan politik. Hasil telaah menunjukkan bahwa kegiatan dalam kegiatan politik kontemporer para aktor perlu mengadopsi pendekatan media baru dengan segala karakteristiknya, yang memungkinkan interaksi lebih intensif. Kandidat juga harus menyadari bahwa media baru memiliki sisi-sisi lemah yang tidak selalu menguntungkan dalam proses pembentukan citra mereka di ruang publik. Media baru merupakan generasi ketiga dalam komunikasi politik, di mana siapa pun dapat menjadi produsen dan konsumen informasi. Pola interaksi yang bersifat resiprokal dan personal, meskipun seringkali artifisial, menjadi tantangan bagi kandidat dalam memposisikan diri di tengah informasi yang beragam dan cepat. Demokrasi siber, yang memfasilitasi identitas pribadi dan publik, seringkali mengalami pergeseran peran yang kompleks.
Unduhan
Referensi
Anshari, F. (2013). Komunikasi politik di era media sosial. Jurnal komunikasi, 8(1), 91-101. https://journal.uii.ac.id/jurnal-komunikasi/article/view/6469
Armstrong, A. (2014, August 1). The real value of On-Line communities. Harvard Business Review. https://hbr.org/1996/05/the-real-value-of-on-line-communities
Badaruddin, S., Basri, N. F., & Wahyuni, S. (2020). Penanganan Unjuk Rasa Dikaji Dalam Sudut Pandang Yuridis. QISTHOSIA: Jurnal Syariah Dan Hukum, 1(2), 130–144. https://doi.org/10.46870/jhki.v1i2.114
Bennett, W. L., & Iyengar, S. (2008). A new era of minimal effects? the changing foundations of political communication. Journal of Communication, 58(4), 707–731. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.2008.00410.x
Berry, F. S., Brower, R. S., Choi, S., Goa, W. X., Jang, H., Kwon, M., & Word, J. (2004). Three Traditions of Network Research: What the Public Management Research Agenda Can Learn from Other Research Communities. Public Administration Review, 64(5), 539–552. https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2004.00402.x
Bohman, J. (2004). Expanding dialogue: the internet, the public sphere and prospects for transnational democracy. The Sociological Review, 52(1_suppl), 131–155. https://doi.org/10.1111/j.1467-954x.2004.00477.x
Bolter, J. D., & Grusin, R. (2000). Remediation: Understanding New Media. Cambridge: Mit Press. https://dl.acm.org/doi/book/10.5555/298574
DeVito, J. A., (2007). The interpersonal Communication Book. Boston: Pearson. https://www.pearsonhighered.com/assets/preface/0/1/3/4/013462310X.pdf
Dwiyanti, D. A., Nurani, I., Alfarizi, M. N., & Hubbah, R. D. (2023). Pengaruh Media Sosial terhadap Partisipasi Politik Warga Negara: Dampak Positif dan Negatif. Advanced In Social Humanities Research, 1(4), 298-306. https://www.adshr.org/index.php/vo/article/view/34
Geiger, R. S. (2009). Does Habermas understand the internet? The algorithmic construction of the blogo/public sphere. Gnovis. A Journal of Communication, Culture, and Technology, 10(1), 1-29. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=2734947
Gyimóthy, S. (2013), "Symbolic Convergence and Tourism Social Media", Tourism Social Media: Transformations in Identity, Community and Culture (Tourism Social Science Series, Vol. 18), Emerald Group Publishing Limited, Bingley, pp. 55-71. https://doi.org/10.1108/S1571-5043(2013)0000018006
Hadiyat, Y. (2014). Kesenjangan Digital di Indonesia (Studi Kasus di Kabupaten Wakatobi). Jurnal Pekommas, 17(2), 81–90. https://doi.org/10.30818/jpkm.2014.1170203
Heryanto, G. G. (2018). Media Komunikasi Politik. Bantul: IRCiSoD.
Holbert, R. L. (2006). Comparing political communication: Theories, cases, and challenges. Journal of Communication, 56(2), 427–429. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.2006.00027.x
Imrovič, M., Lukáč, M., & Jankoľa, M. (2018). Blog Marketing as a Positive or Negative Phenomenon in Political Communication?. Slovak Journal of Political Sciences, 18(2). https://www.semanticscholar.org/paper/Blog-Marketing-as-a-Positive-or-Negative-Phenomenon-Imrovi%C4%8D-Luk%C3%A1%C4%8D/d7027c4d6882dccdda5e584a2c0966651fef461f
Jatmiko, M. I. (2019). Post-Truth, Media Sosial, Dan Misinformasi: Pergolakan Wacana Politik Pemilihan Presiden Indonesia Tahun 2019. Jurnal Dakwah Tabligh. https://doi.org/10.24252/jdt.v20i1.9529
Juditha, C. (2018). Interaksi komunikasi hoax di media sosial serta antisipasinya. Jurnal Pekommas, 3(1), 31-44. https://doi.org/10.30818/jpkm.2018.2030104
Kietzmann, J. H., Hermkens, K., McCarthy, I. P., & Silvestre, B. S. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business horizons, 54(3), 241-251. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2011.01.005
Kodiyat M., B. A. K. (2018). Etika Dalam Menyampaikan Pendapat Di Media Sosial Dalam Persfektif Hak Konstitusional Warga Negara. Edutech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 4(2). https://doi.org/10.30596/edutech.v4i2.2271
Kristiyono, J. (2015). Budaya Internet: Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Mendukung Penggunaan Media di Masyarakat. Scriptura, 5(1). https://doi.org/10.9744/scriptura.5.1.23-30
Li, W., & Zhu, H. (2013). Translanguaging identities and ideologies: Creating transnational space through flexible multilingual practices amongst Chinese university students in the UK. Applied linguistics, 34(5), 516-535. https://doi.org/10.1093/applin/amt022
Lily, A. E. A., Ismail, A., Abunasser, F. M., & Alqahtani, R. H. A. (2020). Distance education as a response to pandemics: Coronavirus and Arab culture. Technology in society, 63, 101317. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2020.101317
Lister, M., Dovey, J., Giddings, S., Grant, I., & Kelly, K. (2009). New media: A critical introduction. London: Routledge Taylor & Francis.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi (Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Morris, T. & Goldsworthy, S. (2008). PR-A Persuasive Industry? : Spin, Public Relations, and The Shaping of Modern Media. New York, NY : Palgrave Macmillan
O’Hara, K., & Stevens, D. A. (2015). Echo Chambers and Online Radicalism: Assessing the internet’s complicity in violent extremism. Policy & Internet, 7(4), 401–422. https://doi.org/10.1002/poi3.88
Parhan, M., & Alifa, S. (2020). Analisis Metode Baru Dakwah Hanan Attaki di Era Konvergensi Media. Komunida: Media Komunikasi Dan Dakwah, 10(02), 175-196. https://doi.org/10.35905/komunida.v7i2
Pavlik, J. V. (1996). New Media Technology: Cultural and Commercial Perspectives (Part of the Allyn & Bacon Series in Mass Communication). Columbia: Columbia University
Porter, D. (1997). Internet Culture. New York: Routledge
Premkumar, G., & Roberts, M. F. (1999). Adoption of new information technologies in rural small businesses. Omega, 27(4), 467–484. https://doi.org/10.1016/s0305-0483(98)00071-1
Ramdhani, H. (2022). The Citizenship Paradigm Debate in Dual Citizenship Discourses in Indonesia. Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance, 14(1), 43–53. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.43-53
Sampurno, M. D. I. B., Kusumandyoko, T. C., & Islam, M. A. (2020). Budaya Media Sosial, Edukasi Masyarakat, dan Pandemi COVID-19. Salam, 7(5). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i5.15210
Sen, K. & Hill, D. T. (2005). Media, Culture and Politics in Indonesia. South Melbourne: Oxford University Press
Shedletsky, L., & Aitken, J. E. (2004). Human communication on the Internet. Bostong: Pearson/Allyn and Bacon.
Susanto, E. H. (2017). Media Sosial Sebagai Pendukung Jaringan Komunikasi Politik. Jurnal Aspikom, 3(3), 379-398. https://doi.org/10.24329/aspikom.v3i3.123
Tedesco, J. C. (2004). “Changing The Channel: Use of the Internet for Communicating about Politics”. In Lee Kaid, Lynda (ed.). Handbook of Political Communication Research. London: Lawrence Erlbaum Associates Publishers
Wood, A. F.& Smith, M. J. (2005). Online Communication Linking Technology, Identity, & Culture. London: Taylor & Francis Group
Wright, Donald. K & Michelle D. Hinson. (2009). An Analysis of the Increasing Impact of Social and Other New Media on Public Relations Practice. A Paper Presented to 12th Annual International Public Relations Conference, Miami-Florida
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share Alike (CC BY-NC-SA).
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam bentuk buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
- Setiap publikasi (cetak/elektronik) bersifat terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan yang disebutkan di atas, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta.



