Oligarki dan Elit Politik pada Pilkada 2020: Sebuah Ulasan

Oligarchy and Elite Politics in The 2020 Local Election: Short Review

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33019/jpi.v5i1.113

Kata Kunci:

Covid-19, Elit, Oligarki, Pilkada

Abstrak

Artikel ini berfokus pada analisis praktik politik oligarki dan politik elit dalam konteks pilkada serentak 2020 di Indonesia. Di tengah tingginya angka kasus Covid-19, Indonesia tetap menyelenggarakan pilkada serentak, sehingga pilkada menjadi semakin kontroversial. Pentingnya penelitian ini adalah untuk memahami keberadaan praktik oligarki dan politik elit dalam penyelenggaraan pilkada di Indonesia. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan dengan menganalisis literatur yang relevan untuk menjawab permasalahan penelitian. Kebaruan dari penelitian ini adalah dalam memberikan analisis terhadap praktik politik oligarki dan politik elit dalam konteks pilkada 2020. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pilkada 2020 diwarnai dengan menguatnya kembali politik kekerabatan, tingginya calon tunggal, dan keterlibatan aktor-aktor yang memiliki kepentingan oligarki. Hal ini menjadi indikasi bahwa politik oligarki dan politik elit kembali mendominasi penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini penting untuk memahami tantangan demokratisasi di Indonesia dan kebutuhan untuk memperkuat institusi dan praktik demokrasi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Dodi Faedlulloh, Universitas Lampung

    menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Ilmu Administrasi Negara di Universitas Jenderal Soedirman pada tahun 2011. Selanjutnya, ia meraih gelar Magister Administrasi di institusi yang sama pada tahun 2014. Latar belakang akademisnya telah membekali beliau dengan pemahaman yang komprehensif tentang reformasi administrasi, kebijakan publik, ekonomi politik, dan demokrasi ekonomi. Dodi Faedlulloh secara aktif terlibat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk badan-badan pemerintah lokal dan nasional serta berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Indonesia. Selain itu, ia juga berkontribusi pada komunitas akademis dengan menerbitkan artikel di jurnal internasional dan nasional serta berbagi wawasannya melalui berbagai media massa dan publikasi.

  • Rahayu Sulistiowati, Universitas Lampung

    memiliki spesialisasi di bidang manajemen organisasi, birokrasi, perilaku organisasi, dan pengembangan. Beliau memiliki banyak pengalaman, pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Administrasi Negara dari tahun 2007 hingga 2013. Selain kegiatan akademisnya, Rahayu Sulistiowati secara aktif berkontribusi kepada masyarakat sebagai pengurus Forum Komunikasi Partisipasi Masyarakat untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Forum Puspa) di Provinsi Lampung. Keterlibatannya dalam forum ini menunjukkan dedikasinya dalam mempromosikan pemberdayaan perempuan dan menjaga hak-hak dan kesejahteraan anak.

  • Apandi Apandi, Universitas Lampung

    adalah staf pengajar di Jurusan Administrasi Publik Universitas Lampung dan memiliki pengalaman praktis yang berharga sebagai mantan pegawai negeri sipil. Latar belakang profesionalnya di bidang sumber daya manusia telah mengasah keahliannya di bidang ini. Sebagai pengakuan atas pengetahuan dan keahliannya, Apandi memperoleh sertifikasi di bidang spesialisasinya pada tahun 2022. Beliau menyelesaikan studi sarjana di Universitas Bandar Lampung pada tahun 1993 dan meraih gelar master di Universitas Lampung pada tahun 2015.

  • Vina Karmilasari, Universitas Lampung

    menyelesaikan studi S1 di Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah di Universitas Mulamawarman pada tahun 2013. Ia kemudian meraih gelar Magister Administrasi Negara di institusi yang sama pada tahun 2014. Fokus akademisnya terutama berkisar pada manajemen publik, dengan penekanan pada Birokrasi Publik, Manajemen BUMN, dan Manajemen Publik. Vina Karmilasari secara aktif berkontribusi dalam bidang tersebut dengan mengajar dan menyebarkan pengetahuan di bidang-bidang tersebut.

Referensi

Achwan, R. (2013). Living with Oligarchy: The Clothing Business in Provincial Indonesia. Journal of Contemporary Asia, 43(2), 276–294. https://doi.org/10.1080/00472336.2012.757435

Agustino, L., & Yusoff, M. A. (2010). Politik Lokal di Indonesia: Dari Otokratik ke Reformasi Politik. Jurnal Ilmu Politik, 21(1), 5–30. https://www.researchgate.net/publication/311432680_Politik_lokal_di_Indonesia_dari_otokratik_ke_reformasi_politik

Ananta, D. D. (2016). Politik Oligarki dan Perampasan Tanah di Indonesia: Kasus Perampasan Tanah di Kabupaten Karawang Tahun 2014. Jurnal Politik, 2(1), 101–135. http://dx.doi.org/10.7454/jp.v2i1.83

Aristama, F. (2020). Sulawesi Urutan Pertama Terpapar Politik Dinasti, Menyusul Sumatera Dan Kalimantan. Rmol.Id. https://politik.rmol.id/read/2020/02/17/421815/sulawesi-urutan-pertama-terpapar-politik-dinasti-menyusul-sumatera-dan-kalimantan

Aspinall, E. (2014). Health care and democratization in Indonesia. Democratization, 21(5), 803–823. https://doi.org/10.1080/13510347.2013.873791

Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Democracy for Sale: Elections, Clientelism, and the State in Indonesia. Cornell University Press.

Bayu, D. J. (2020). Berjayanya Dinasti Politik di Pilkada 2020. Katadata. https://katadata.co.id/ariayudhistira/infografik/5fd84ceba55cb/berjayanya-dinasti-politik-di-pilkada-2020

Carothers, T. (2006). The Backlash Against Democracy Promotion. Foreign Affairs, 85(2), 55–68. https://doi.org/https://doi.org/10.2307/20031911

Chalik, A. (2017). Pertarungan Elite dalam Politik Lokal. Pustaka Pelajar.

Credit Suisse. (2019). Global Wealth Report 2019.

Dalilah, E., Selawati, B., Pratama, F., & Wijayanti, A. (2019). Benturan Kepentingan pada Pendanaan Pilkada. Jurnal Antikorupsi Integritas, 5(1), 181–188. https://doi.org/https://doi.org/10.32697/integritas.v5i1.391

Diprose, R., McRae, D., & Hadiz, V. R. (2019). Two Decades of Reformasi in Indonesia: Its Illiberal Turn. Journal of Contemporary Asia, 49(5), 691–712. https://doi.org/10.1080/00472336.2019.1637922

Faedlulloh, D., & Duadji, N. (2019). Birokrasi dan Hoax: Studi Upaya Menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara di Era Post-Truth. Jurnal Borneo Administrator, 15(3), 313–332. https://doi.org/10.24258/jba.v15i3.566

Fitzpatrick, D. (2008). Culture, Ideology and Human Rights: The Case of Indonesia’s Code of Criminal Procedure. In T. Lindsey (Ed.), Indonesia: Law and Society (pp. 499–514). The Federation Press. https://researchgate.net/publication/228184743_Culture_Ideology_and_Human_Rights_The_Case_of_Indonesia's_Code_of_Criminal_Procedure

Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to design and evaluate research in education. McGraw Hill.

Fukuoka, Y. (2013). Indonesia’s “democratic transition” revisited: A clientelist model of political transition. Democratization, 20(6), 991–1013. https://doi.org/10.1080/13510347.2012.669894

Grigoriev, I. S., & Zhirkov, K. (2020). Do political connections make businesspeople richer? Evidence from Russia, 2003–2010. Research and Politics, 7(4), 1–6. https://doi.org/10.1177/2053168020979434

Hadiz, V. R. (2010). Localising Power in Post-Authoritarian Indonesia. Standford University Press.

Hadiz, V. R. (2017). Indonesia’s year of democratic setbacks: towards a new phase of deepening illiberalism? Bulletin of Indonesian Economic Studies, 53(3), 261–278. https://doi.org/10.1080/00074918.2017.1410311

Hadiz, V. R., & Robison, R. (2014). Ekonomi Politik Oligarki dan Pengorganisasian Kembali Kekuasaan di Indonesia. Prisma - Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi, 33(1), 35–56.

Hakim, S. (2020). Khawatir klaster Covid-19, Survei: publik tolak pelaksanaan pilkada. Antaranews. https://www.antaranews.com/berita/1757829/khawatir-klaster-covid-19-survei-publik-tolak-pelaksanaan-pilkada

Hanafi, R. I. (2014). Pemilihan Langsung Kepala Daerah di Indonesia: Beberapa Catatan Kritis untuk Partai Politik. Jurnal Penelitian Politik, 11(2), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jpp.v11i2.197

Hermawan, D., & Kurniawan, R. C. (2019). Distributive Politics and Manipulative Policy in Local Election. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 4(2), 180–190. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ipsr.v4i2.19122

Hidayaturrahman, M., Ngarawula, B., & Sadhana, K. (2020). Political Investors: Political Elite Oligarchy and Mastery of Regional Resources in Indonesia. Asian Journal of Comparative Politics, 1–13. https://doi.org/10.1177/2057891120917213

Jaringan Advokasi Tambang. (2020). Pilkada 2020: Vaksin Imunitas bagi Oligarki.

Kurniawan, R. C., Hermawan, D., Indrajat, H., & Kurniawan, B. (2019). Capitalism and Corporate in Lampung Local Politics. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 11(1), 22–31. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/komunitas.v11i1.13161

Kusuma, H. (2020). Perputaran Uang Selama Pilkada Diprediksi Tembus Rp 26 T. Detik. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5197908/perputaran-uang-selama-pilkada-diprediksi-tembus-rp-26-t

Kusumaningtyas, A. N., Dewi, K. H., Ekawati, E., & Izzati, F. F. (2017). Perempuan Kepala Daerah dalam Jejaring Oligarki Lokal. Jurnal Penelitian Politik, 14(2), 243–264. https://doi.org/10.14203/jpp.v14i2.721

Maharani, T. (2020). Riset Nagara Institute: 124 Calon Kepala Daerah pada Pilkada 2020 Terkait Dinasti Politik. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2020/10/15/17280341/riset-nagara-institute-124-calon-kepala-daerah-pada-pilkada-2020-terkait?page=all

Mietzner, M. (2009). Indonesia’s 2009 elections: populism, dynasties and the consolidation of the party system.

Nurhasim, M. (2018). Koalisi Nano-Nano Pilkada Serentak 2018. Jurnal Penelitian Politik, 15(2), 129–142. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jpp.v15i2.760

Purnamasari, D. M. (2020). Wapres: Pilkada Tetap Digelar untuk Penuhi Hak Konstitusi Rakyat. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2020/10/28/14044091/wapres-pilkada-tetap-digelar-untuk-penuhi-hak-konstitusi-rakyat

Robinson, R., & Hadiz, V. (2004). Reorganizing Power In Indonesia: The Politics of Oligarchy in an Age of Markets. Routledge.

Rüland, J. (2021). Democratic backsliding, regional governance and foreign policymaking in Southeast Asia: ASEAN, Indonesia and the Philippines. Democratization, 28(1), 237–257. https://doi.org/10.1080/13510347.2020.1803284

Setyowati, A. (2020). Kontroversi Pilkada 2020 di Tengah Pandemi Covid-19. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2020/10/06/10064311/kontroversi-pilkada-2020-di-tengah-pandemi-covid-19

Supriatma, A. M. T. (2020). Politik Indonesia: Bergerak ke Arah Kartel? In A. M. Mudhoffir & C. H. Pontoh (Eds.), Oligarki Teori dan Kritik (p. 227). Marjin Kiri. https://www.academia.edu/2624379/Politik_Indonesia_Bergerak_Kearah_Kartel

Susanti, M. H. (2018). Dinasti Politik dalam Pilkada di Indonesia. Journal of Government and Civil Society, 1(2), 111. https://doi.org/10.31000/jgcs.v1i2.440

Suwondo, D. (2020). Pengalaman Pilkada Langsung dan Kesiapan Polri dalam Pengamanan Pelaksanaan Pilkada 2020. Jurnal Litbang Polri, 23(2), 54–73. https://doi.org/https://doi.org/10.46976/litbangpolri.v23i2.102

Talitha, T., Firman, T., & Hudalah, D. (2020). Welcoming two decades of decentralization in Indonesia: a regional development perspective. Territory, Politics, Governance, 8(5), 690–708. https://doi.org/10.1080/21622671.2019.1601595

The Indonesian Institute. (2018). Riski Wicaksono: Pilkada Serentak 2018 Beri Dampak Positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi. The Indonesian Institute. https://www.theindonesianinstitute.com/riski-wicaksono-pilkada-serentak-2018-beri-dampak-positif-terhadap-pertumbuhan-ekonomi/

Winters, J. (2011). Oligarchy. Cambridge University Press.

Zuada, L. H. H., Suaib, E., & Syifatu, W. (2016). Desentralisasi dan Oligarki Predator di Wakatobi: Peran Oligarki dan Elit Penentu dalam Pembangunan Perdesaan. Jurnal Penelitian Politik, 13(2), 167–191. https://doi.org/10.14203/jpp.v13i2.557

Zuhro, R. S. (2019). Demokrasi dan Pemilu Presiden 2019. Jurnal Penelitian Politik, 16(1), 69–81. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jpp.v16i1.782

Diterbitkan

2023-07-04

Terbitan

Bagian

Research Articles

Cara Mengutip

Oligarki dan Elit Politik pada Pilkada 2020: Sebuah Ulasan: Oligarchy and Elite Politics in The 2020 Local Election: Short Review. (2023). Journal of Political Issues, 5(1), 1-15. https://doi.org/10.33019/jpi.v5i1.113

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama